cara budidaya ikan nila

Cara Budidaya Ikan Nila Yang Menguntungkan

Diposting pada

Cara Budidaya Ikan Nila ♦ Ikan adalah salah satu makanan yang mempunyai gizi yang tinggi bagi tubuh kita. Selain mempunyai gizi yang banyak ikan kebanyakan mempunyai rasa yang enak dan lezat. Karena mayoritas memang banyak yang suka dengan ikan. Ada banyak sekali jenis ikan yang ada di Indonesia yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu ikan laut dan ikan tawar.

Ikan nila adalah salah satu jenis ikan air tawar yang cukup enak untuk dikonsumsi karena mempunyai rasa yang gurih. Karena rasanya yang gurih ini banyak yang menyukai rasa ikan nila. Bahkan ada beberapa orang yang menggunakan ikan nila untuk diolah menjadi makanan siap saji, sperti keripik dan kue.

Ikan ini banyak hidup di sungai-sungai yang ada di Indonesia, dan banyak juga di budidayakan oleh masyarakat Indonesia. Alasan banyak masyarakat Indonesia membudidayakan ikan jenis ini karena mudahnya untuk dikembang biakan. Karena proses perkembang biakanya tidak terlalu rumit seperti ikan gurame atau lele.

Budidaya Ikan Nila

Saat berkembang biak, ikan nila menghasilkan larva ikan sekitar 1000 – 1500 per ekor. Dan saat ikan masih menjadi larva si indukan akan menjaganya dengan agresif. Indukan akan memasukan larva-larva tersbut untuk melindunginya dari pemangsa. Sesekali indukan akan menyemburkan larva tersbut kemudian akan dimasukan lagi.

Ada banyak jenis ikan nila yang dapat dibudidayakan seperti; ikan nila merah, ikan nila gesit, ikan nila citralada, ikan nila nirwana, ikan nila best, ikan nila larasati dan ikan nila srikandi. Jenis-jenis ikan nila tersbut yang paling banyak direkomendasikan untu dibudidayakan. Karena jenis ikan nila tersebut mempunyai kualitas yang baik sehingga saat di budidayakan bisa menghasilkan lebih maksimal.

Baca juga :

Cara Budidaya Ikan Nila yang Menguntungkan

Bagi anda yang berminat untuk membudidayak ikan nila, ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Selain makanan, tempat atau kolam juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan tubuh ikan. Jika perkembanganya baik, saat umur 4-5 bulan ikan sudah bisa mencapai berat 300 gr – 600 gr. Pada umur tersebut sudah dapat dipanen dan dijual. Dan berikut ini cara budidaya ikan nila berdasarkan tempatnya.

1. Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

cara budidaya ikan nila di kolam

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah memilih lokasi kolam, usahakan memilih tempat yang longgar dan terkena sinar matahari. Anda dapat memilih kolam terpal jenis galian atau kolam terpal jenis patokan. Tinggi kolam kurang lebih 100 cm – 120 cm dengan kedalaman air yang ideal adalah 50 cm – 60 cm, dan jangan lupa untuk membuat saluran pembuangan air menggunakan paralon. Sehingga saat pemanenan mudah untuk menguras airnya. Ukuran kolam terpal 2 x 3 m dapat menampung benih 500 ekor, dan ukurang 4 x 6 m dapat menampung benih hingga 1000 ekor. Ukuran kolam di atas mampu menghasilkan 200 kg – 400 kg setiap panen.

2. Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton

cara budidaya ikan nila di kolam

Pada cara yang kedua ini memang memerlukan modal yang cukup banyak, karena kolam tersebut permanen dan banyak membutuhkan material yang banyak. Dalam memilih lokasi kolam usahakan tempatnya terkena sinar matahari. Tinggi Kolam di buat 100 cm dengan kedalaman air kolam adalah 50 cm – 60 cm. Agar lebih menghasilkan buatlah kolam dengan ukuran 4 x 6 m sekaligus karena dapat menampung benih sampai 1000 ekor hingga 1300 ekor per kolam.

3. Budidaya Ikan Nila di kolam Tanah

cara budidaya ikan nila di kolam

Untuk membudidayakan ikan nila di kolam tanah memerlukan persiapan yang matang dalam membuat kolamnya. Karena ada beberapa tahapan yang harus dilakukan setelah kolam selesai digali. Mulai dari pengeringan kolam, pembajakan kolam, pemupukan kolam dan pengisian air kolam. Jika anda seorang pemula, menggunakan kolam tanah rasanya kurang bagus dikarenakan prosenya yang rumit. Untuk ukuran kolam dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Proses budidaya ikan nila dapat berhasil dengan maksimal, bila dalam proses pemberian pakan dapat teratur. Proses pemberian pakan dapat anda lakukan 3 x setiap hari yaitu pada pukul 08:00, 12:00 dan 16:00. Adapun pakan yang dapat digunakan adalah pellet dan dedak, dan takaran pakan dapat anda seseuaikan dengan melihat kondisi ikan. Dengan melihat kenyang atau tidaknya ikan.

Uraian di atas adalah beberapa cara untuk budidaya ikan nila yang dapat anda praktekan. Jika anda seorang pemula dalam budidaya ikan nila, sebaiknya anda menggunakan kolam terpal, karena proses pembuatan kolamnya yang mudah dan tidak terlalu membutuhkan biaya yang banyak. Semoga bermanfaa dan Terima kasih!

Nilai Kualitas Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *