Muslim Israel salat Tarawih di parkiran

Dampak Korona, Muslim di Israel Melaksanakan Salat Tarawih di Parkiran

Diposting pada

Muslim Israel salat Tarawih di parkiran umat muslim di negara Israel tepatnya di kota Jaffa tetap melaksanakan salat Tarawih di bulan Ramadan ini. Meskipun pelaksanaan salat tarawih tersebut harus dilaksanakan di tempat parkir.

Hal itu disampaikan langsung oleh ketua komite muslim yang ada di kota Jaffa, Tarek Ghazi dia mengatakan, “kami ingin tetap merasakan seperti Ramadan walaupun sedang terjadi pandemi Covid-19”.

Meskipun diperbolehkan untuk melaksanakan salat tarawih, jamaah harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang di atur di negara tersebut. Agar penyebaran virus Corona di negara Israel dapat diminimalisir.

Baca juga : Cara Mendapatkan Izin Mudik Dari Kepolisian, Saat Ada Larangan Mudik

Muslim Israel Salat Tarawih di Parkiran

Dan Berikut ini beberapa aturan yang diterapkan ketika melaksanakan salat Tarawih di Israel:

  • Pelaksanaan salat tarawih dilakukan di halaman masjid yang luas seperti komplek masjid al-aqsa Yerusalem.
  • Para jamaah salat tarawih harus menerapkan social distancesing kepada jamaah yang lainnya.
  • Para jamaah harus menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona.
  • Para petugas akan berkeliling untuk memastikan jamaah salat tarawih tetap menerapkan social distancesing.
  • Saat salat tarawih imam harus membaca surat-surat pendek dengan menggunakan pengeras suara.

Demikianlah untuk aturan pelaksanaan salat tarawih secara berjamaah di negara Israel. Menurut informasi yang saya dapatkan kebanyakan jamaah berasal dari minoritas Arab di Israel.

Menurut data sampai saat ini Israel tercatat ada 15000 orang sudah terinfeksi virus Corona titik akibatnya pemerintah mulai tanggal 14 Maret 2020 menetapkan kebijakan lockdown salah satunya adalah menutup tempat umum dan masjid.

Biasanya ketika kondisi negara normal ada ribuan orang Palestina dan ziarah asing berkumpul di sekitar kompleks tempat suci yang dibangun di kota tua. Namun karena adanya pandemik virus Corona kota tersebut harus ditutup.

Salah satu warga Israel yang bernama Abu Bekal Abu Senanah, mengatakan saya tidak berdaya karena penyakit ini” virus Corona”. Semoga pandemi virus Corona ini cepat berakhir sehingga umat muslim di seluruh dunia bisa melaksanakan ibadah secara normal kembali. Amin ya robbal alamin.