tajwid surat al alaq

Hukum Tajwid Surat Al-Alaq Lengkap Penjelasan dan Isi Kandungan

Diposting pada

Tajwid Surat Al-Alaq Ayat 1-19 Lengkap ♦ Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Wahyu pertama yang disampaikan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad adalah surat Al-Alaq. Beliau menerima wahyu pertama tersebut di gua hira pada 17 ramadhan atau 6 Agustus 610 M.

Pada kesempatan ini kita akan menganalisis tajwid surat Al-Alaq lengkap penjelasanya secara rinci. Tujuanya adalah agar kita bisa tahu hukum tajwidnya serta bisa mempraktekan tajwidnya saat membacanya surat tersebut.

Tajwid Surat Al-Alaq Lengkap Penjelasan

tajwid surat al alaq
Berikut ini hukum tajwid surat Al-Alaq Ayat 1-19:

AYAT 1

  1. اقْرَأْ : Qolqolah sughro, karena ada huruf قْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf قْ
  2. خَلَقَ : Qalqalah kubra, karena ada huruf ق yang berada di akhir kalimat. Cara membacanya membentuk huruf ق dengan lebih jelas

AYAT 2

  1. الْإِنْسَانَ : Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf إِ .  Cara membacanya harus terang dan jelas.
  2. الْإِنْسَانَ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf سَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf سَ
  3. مِنْ عَلَقٍ : Idhar halqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf عَ. Cara membacanya terang dan jelas di mulut
  4. عَلَقٍ : Qalqalah kubra, karena ada huruf ق yang berada di akhir kalimat. Cara membacanya membentuk huruf ق dengan lebih jelas

AYAT 3

  1. اقْرَأْ : Qolqolah sughro, karena ada huruf قْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf قْ
  2. الْأَكْرَمُ : Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf إِ .  Cara membacanya harus terang dan jelas.

AYAT 5

  1. الْإِنْسَانَ : Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf إِ .  Cara membacanya harus terang dan jelas.
  2. الْإِنْسَانَ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf سَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf سَ
  3. لَمْ يَعْلَمْ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf يَ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup

AYAT 6

  1. إِنَّ : Ghunnah musyaddah, karena ada huruf nun yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung
  2. الْإِنْسَانَ : Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf إِ .  Cara membacanya harus terang dan jelas.
  3. الْإِنْسَانَ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf سَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf سَ
  4. لَيَطْغَىٰ : Qolqolah sughro, karena ada huruf طْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf طْ

AYAT 7

  1. أَنْ رَآهُ : Idgham billaghunnah, karena ada huruf nun mati/tanwin bertemu dengan huruf رَ. Cara membacanya masuk dengan tidak mendengung
  2. رَآهُ : Mad badal, Karena ada huruf [ ء ] bertemu dengan huruf mad dalam satu kata. Cara membacanya panjang 2 harakat

AYAT 8

  1. إِنَّ : Ghunnah musyaddah, karena ada huruf nun yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung
  2. الرُّ : Al-Syamsiah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf رُّCara membacanya di masukan
  3. الرُّجْعَىٰ : Qolqolah sughro, karena ada huruf جْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf جْ

AYAT 9

  1. أَرَأَيْتَ : Mad layin, karena ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf يْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas
  2. يَنْهَىٰ : Idhar halqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf هَ. Cara membacanya terang dan jelas di mulut

AYAT 10

  1. عَبْدًا : Qolqolah sughro, karena ada huruf بْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf جْ
  2. عَبْدًا إِذَا : Idhar halqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf إِ. Cara membacanya terang dan jelas di mulut

AYAT 11

  1. أَرَأَيْتَ : Mad layin, karena ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf يْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas
  2. إِنْ كَانَ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf كَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf كَ
  3. الْهُدَىٰ : Al qomariyah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf هُ .  Cara membacanya harus terang dan jelas

AYAT 12

  1. أَوْ  : Mad layin, karena ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf وْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas

AYAT 13

  1.  أَرَأَيْتَ : Mad layin, karena ada tanda baca fatkkhah bertemu dengan huruf يْ mati. Cara membacanya sekedar lunak dan lemas
  2. إِنْ كَذَّبَ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf كَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf كَ

AYAT 14

  1.  أَلَمْ يَعْلَمْ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf يَ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup
  2. يَعْلَمْ بِأَ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf يَ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup
  3. بِأَنَّ : Ghunnah musyaddah, karena ada huruf nun yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung
  4. نَّ اللَّهَ : Lam tafkhim, karena ada tanda baca fatkhah bertemu dengan lafal اللَّهَ. Cara membacanya ditebalkan

AYAT 15

  1. لَئِنْ لَمْ : Idgham billaghunnah, karena ada huruf nun mati/tanwin bertemu dengan huruf لَ. Cara membacanya masuk dengan tidak mendengung
  2. لَمْ يَنْتَهِ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf يَ. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup
  3. يَنْتَهِ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf تَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf تَ
  4. لَنَسْفَعًا بِا : Iqlab, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf بِ. Cara membacanya mendengung membentuk huruf مْ
  5. بِالنَّاصِيَةِ : Ghunnah musyaddah, karena ada huruf nun yang bertasydid. Cara membacanya masuk dengan mendengung

AYAT 16

  1. نَاصِيَةٍ كَا : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf كَ. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf كَ
  2. كَاذِبَةٍ خَا : Idhar halqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf خَ. Cara membacanya terang dan jelas di mulut

AYAT 17

  1. فَلْيَدْعُ : Qolqolah sughro, karena ada huruf دْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf دْ

AYAT 18

  1. سَنَدْعُ : Qolqolah sughro, karena ada huruf دْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf دْ
  2. الزَّبَانِيَةَ : Al-Syamsiah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf زَّCara membacanya di masukan

AYAT 19

  1. وَاسْجُدْ : Qolqolah sughro, karena ada huruf دْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf دْ
  2. وَاقْتَرِبْ : Qolqolah sughro, karena ada huruf قْ mati di dalam kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf قْ
  3. وَاقْتَرِبْ : Qalqalah kubra, karena ada huruf بْ yang berada di akhir kalimat. Cara membacanya membentuk huruf بْ dengan lebih jelas

Baca Juga : Tajwid Surat Luqman Ayat 13-14

Isi Kandungan Surat Al-Alaq

tajwid surat al alaq

Artinya: “1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. 6. Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, 7. karena dia melihat dirinya serba cukup. 8. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu). 9. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, 10. seorang hamba ketika mengerjakan shalat, 11. bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran, 12. atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?  13. Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? 14. Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? 15. Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, 16. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. 17. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), 18. kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah, 19. sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).

Secara umum Surat ini menjelaskan mengenai pentingnya mencari ilmu agama, sehingga kita bisa tahu hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh ALLOH SWT. Karena semua manusia semua akan kembali kepada ALLOH untuk mempertanggungkan hidupnya ketika di dunia.

Untuk Kandungan secara rinci mari kita ngaji, jangan terpaku dengan hukum atau kandungan yang ada pada tulisan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *